Hallo, Smart Ladies. Selamat pagi.
Kali ini kita bahas masalah bersosialisasi.
Dalam kehidupan ini, kita wajib berteman dengan siapa saja. Karena kata pepatah, tambah teman akan bertambah pula pintu rezeki kita. Tapi bagaimana jika ada teman rasa bon cabe? Memangnya ada teman rasa bon cabe? Jawabannya, ada loh! Tapi maaf, ini hanya istilah saya saja. Pasti sudah tahu, kan rasanya bon cabe itu pedas, bahkan pedasnya berlevel. Begitupun mulut manusia ada juga yang kata-katanya bikin hati kita nyeri saat mendengarnya, tapi kalau dalam dunia maya bukan mulut melainkan jarinya, ya?
Dia dengan mudahnya merendahkan, mencaci, bahkan mengumpat semua orang, entah yang dia kenal atau tidak. Inipun bisa terjadi lewat tulisan atau kata-kata dan dua-duanya berefek sangat dahsyat untuk kesehatan hati.
Memang sih, itu mulut dia dan jari juga jari dia. Tapi jika membuat orang lain sakit hati, kaget, tersinggung bahkan terhina karena ucapannya bisa juga berakhir saling caci maki dan adu jotos. Lebih lucu lagi, dia merasa tidak menyakiti hati orang lain
Ada sedikit tips dari saya untuk menghadapi orang seperti ini, Smart Ladies, yuk diulas.
1. Coba temukan maksud dari kata-katanya. Jangan pernah, mengartikannya secara harfiah. Sudah pasti hal tersebut akan membuat kita sakit hati. Jangan pernah terbawa perasaan ketika berkomunikasi dengannya.
2. Upayakan kita mendengarkan dulu, apa yang dia katakan dan jangan melakukan sanggahan sehingga memicu dia menyemburkan kata-kata tajamnya.
3. Jangan pernah berbicara dengan bertele-tele, ada baiknya langsung to the point dan segera cari pemecahan masalahnya, lalu akhiri.
4. Alihkan pembicaraan ketika melihat gelagat bahwa dia akan mengeluarkan mantra sadisnya.
5. Point terakhir, usahakan untuk tidak berdebat kusir dengan dia. Karena belum tentu hati kita kuat menghadapinya. Parahnya bisa hati kita berdarah darah karena ucapannya yang pedas seperti bon cabe level 30. Jika memang belum ada solusinya ada baiknya kita menjauh dulu.
Memang tidak mudah berkomuniskasi dengan teman yang bersifat seperti bon cabe. Tapi perlu kita tahu bahwa tidak semuanya orang bermulut pedas tipe hatinya jahat. Ada kalanya orang itu memang tidak pandai berkomuniskasi atau merangkai kata dengan baik. Lebih mengerikan lagi yang kata-katanya baik tapi tindakan dibelakang kita berbanding terbalik.
Tapi tidak memungkiri ada sebagian orang yang kata-kata dan sifat sama. Sehingga lisan dan pikiran sama-sama hancur. Nah, type orang seperti ini harus kita hindari. Karena tidak akan pernah ada manfaatnya malah banyak mudaratnya.
Semoga bermanfaat ya, dan bisa menjadikan kita lebih selektif lagi untuk bergaul.


